2018
Pada 20 Desember 2018, setelah Dr. Herman Fithra, M.T., dilantik sebagai Rektor Universitas Malikussaleh, melakukan salah satu perubahan yang paling revolusioner yaitu mengubah struktur kehumasan yang sebelumnya “hanya” Sub-bagian Kehumasan dengan dua tenaga pendidikan, kemudian diubah menjadi Unit Pelaksana Teknis (UPT) dengan nomenklatur UPT Kehumasan dan Hubungan Eksternal.
Pada 28 Desember 2018 Rektor Unimal mengangkat Teuku Kemal Fasya, M.Hum sebagai kepala UPT Kehumasan dan Hubungan Eksternal pertama dengan SK No.923/UN45/KPT/2019. Teuku Kemal Fasya, merupakan seorang dosen di Prodi Antropologi yang sangat adaptif, kolumnis, fasilitator perdamaian, dan narasumber untuk isu-isu antropologi politik, agama, demokrasi, dan kepemiluan, saat itu segera dilakukan pelantikan agar dapat berkolaborasi untuk melakukan penataan kelembagaan yang baru menjadi sebuah “impresario” yang bisa menjalankan peran baru. Secara struktural kelembagaan UPT Kehumasan dan Hubungan Eksternal Unimal hanya ada dua bidang, yaitu Bidang Informasi dan Publikasi, serta Bidang Peliputan Lapangan dan Hubungan Jurnalis.
2022
Pada 2022, terjadi lagi perubahan struktural akibat adanya efesiensi kelembagaan, ketika UPT Kehumasan dan Hubungan Eksternal dijadikan UPT baru dengan dengan SK No. 221/UN45/KPT/2022 tentang Penetapan Kelompok Kerja pada UPT Bahasa, Kehumasan, dan Penerbitan. UPT Bahasa, Kehumasan, dan Penerbitan sendiri adalah peleburan UPT Bahasa dan UPT Kehumasan dan hubungan eksternal serta Unimal Pers ke dalam struktur utama kehumasan. Pada UPT ini terdapat Pokja Publikasi, Pokja Peliputan dan Acara, dan Pokja Bahasa.
Pada tahun 2022, pretasi masih bisa diraih oleh UPT BKP, yaitu pada Anugerah Humas Diktiristek 2022 yaitu meraih pada dua kategori, yaitu Juara I pada kategori majalah (Unimal Magazine) dan Juara III pada kategori Insan Humas Terpopuler atas nama Teuku Kemal Fasya bagi PTN Satker. Di samping juara pada kategori itu, UPT BKP juga mulai menjadi motor utama dalam kegiatan sosialisasi dan promosi perguruan tinggi negeri dan tetap mempertahankan kemampuan mempublikasi berita di laman news.unimal.ac.id pada angka lebih 1.000 postingan.
2023
Pada 2023, UPT BKP mengalami perubahan struktur dengan penambahan Pokja Protokoler di samping Pokja Bahasa, Publikasi, dan Penerbitan. Dalam layanan informasi visual, selain produksi Unimal TV, UPT BKP mulai membentuk Podcast untuk memperluas komunikasi sivitas akademika, meluncurkan tiga program yaitu Fokusiana, Academia Fiesta, dan Gen-Z Berbicara. Perwajahan media sosial UPT BKP dirancang lebih sesuai dengan selera Gen-Z untuk mendukung komunikasi dan berbagi informasi di kalangan mahasiswa Unimal yang terus berkembang.
Pada 2023, UPT BKP berhasil menerbitkan 11 buku bekerja sama dengan penerbit nasional RajaGrafindo Persada. Dalam bidang kehumasan, UPT BKP mempertahankan tradisi meraih minimal dua trofi, yaitu Bronze Winner kategori majalah cetak di Anugerah Humas Indonesia (AHI) dan penghargaan terbaik PTN Satker di Anugerah Humas Diktiristek (AHD). Keikutsertaan perdana dalam AHI mengharuskan Unimal Magazine bersaing dengan kementerian, lembaga, BUMN, BUMD, dan pemerintah daerah. Prestasi Gold Winner di AHD 2023 menjadi pencapaian terakhir sebagai PTN Satker, karena pada 2024 Unimal akan bersaing dalam kategori PTN BLU.
2024
Pada 2024, UPT BKP kembali merevisi struktur organisasinya melalui SK Rektor No. 113/UN45/KPT/2024 tentang Pengelola Unit Pelaksana Teknis Bahasa, Kehumasan, dan Penerbitan. Revisi ini tidak membawa perubahan signifikan, namun fokus pada optimalisasi kinerja melalui penambahan tenaga baru. Penambahan ini bertujuan untuk memaksimalkan penggunaan media sosial sebagai ruang interaksi yang lebih efektif bagi generasi Z, memperkaya konten di Unimal TV dengan variasi program termasuk Podcast, serta mendorong penerbitan buku secara rutin untuk mendukung kebutuhan akademik dan pengembangan ilmu pengetahuan di lingkungan kampus.
Perbaikan kinerja dilakukan melalui penandatanganan pakta integritas oleh pengelola penerbitan dan publikasi, sebagai bentuk komitmen terhadap peningkatan kualitas layanan. Selain itu, mutu Unit Bahasa juga ditingkatkan, khususnya dalam pelayanan terkait Bahasa Inggris, mencakup penyelenggaraan tes TOEFL yang lebih baik serta penyediaan jasa penerjemahan naskah secara profesional untuk mendukung kebutuhan akademik dan administratif.